Postingan

CAMP MR_5

Disiplin Kata Selanjutnya ilmu tentang disiplin kata. Bagian ini berkaitan dengan LoP. Karena biasanya kata kata itu keluar seperti apa yang kita fikirkan. Sebelumnya di LoP bahwa kita memasuki dunia quantum yang dimulai dari menguasai kekuatan fikiran, lalu kekuatan perasaaan dan terakhir kekuatan spiritual. Setiap fikiran adalah energi yang terpancar dan tervibrasi ke alam menjadi NASIB. Fikiran ada Doa , semua doa dikabulkan Allah baik yang positif maupun yg negatif . Sehingga kita tak punya pilihan lain atas fikiran kita, kecuali berfikir yang positif saja. Ustadz Nash bilang "saat semua fikiran sudah baik maka LoP kita (hajat, keinginan, impian, harapan) seperti biji tanaman yang jatuh di tanah yang subur".  Namun tetap ada batasannya yaitu Bi Idzinillah... Nah untuk itu melatih fikiran baik juga dengan selalu mengucapkan kata kata baik. Dalilnya dari sebuah hadits: " Laa tad'u 'ala anfusikum illa bi khoirin, Fa innal malaaikata yuamminuuna 'ala maa t...

CAMP MR_4

Gambar
Law Of Projection Selanjutnya saya belajar Law of Projection — hukum pantulan, kira-kira begitu artinya kalau dibahasaindonesiakan. Dalam hidup sehari-hari, ini terjadi terus tanpa kita sadari. Misalnya, kalau kita sedang kesel sama seseorang, lalu merasa semua orang lagi nyebelin — padahal yang lagi kusut itu sebenarnya hati kita sendiri. Dunia seperti cermin: apa yang kita pancarkan, itu juga yang balik ke kita. Kalau diibaratkan, hati itu layar. Pikiran dan perasaan kita adalah proyektor. Apa yang sedang kita pikirkan dan rasakan, akan “terpancar” keluar dan membentuk pengalaman kita. Ustadz Nas minta kita untuk masuk dalam dunia quantum agar bisa menjadi "ajaib" ⚛️ Dalam dunia Quantum Physics Ilmu kuantum bilang: realitas itu tidak statis. Partikel bisa berperilaku sebagai benda atau gelombang tergantung siapa dan bagaimana yang mengamatinya (observer effect). Artinya, cara kita memandang sesuatu bisa memengaruhi bagaimana sesuatu itu “menjadi.” Kaitkan ini dengan kehidup...

CAMP_MR 3

Garis Kebenaran Selanjutnya saya belajar ilmu Garis Kebenaran. walaupun dalam urutan ilmu MR ke dua adalah Law Of Projection, tapi Garis Kebenaran ini ada hubungan langsung dengan Perisai Rezeki. Pada bahasan sebelumnya perisai itu adalah dosa. Dosa terkadang hadir dari persoalan yang kita hadirkan sendiri. Ustadz Nas, menyampaikan bahwa sumber persoalan hanya satu yaitu Pemikiran dan sikap:  " Saya Benar, Kamu Salah " Dan ternyata semua solusi dimulai dari " Saya Salah, Kamu Benar" Contohnya seperti ini: Suatu pagi seorang istri sedang tidak fokus karena banyak yang di fikirkan, tiba-tiba membuatkan kopi bukan pake gula, tapi pake garam. Dan suaminya sedang buru-buru karena mau ketemu investor buat bisnisnya. Saat suaminya minum kopi itu, apa yang terjadi? 1. Suami langsung menyalahkan istri, "gimana sih kamu, bikin kopi aja gak becus, aku buru-buru, mau ketemu klien tapi kamu malah kasih kopi aneh begini !!!" Lalu sang istri pun terpancing, "apa sih...

CAMP MR_2

Gambar
Perisai Rezeki Sebelum membahas Perisai Rezeki,  Coba jika kita ditanya Siapa Yang Mau Rezeki, Kita akan jawab apa? Pasti kita langsung Jawab "Saya" 😊. Lalu caranya Bagaimana? Dalam Al Quran surat Nuh Ayat 10-14 [buka mushhaf atau quran digitalnya] Disitu Allah notice di ayat 11-12 Allah akan menurunkan hujan yang lebat, membanyakkan harta dan anak-anakmu dan mengadakan untukmu kebun kebun dan mengadakan pula untukmu sungai sungai. Artinya Rezeki itu Allah beri ke siapapun seperti hujan yang lebat. Lalu kenapa ada manusia yang tak "basah" oleh hujan lebat itu?  Ya jawabnya karena ada manusia yang memakai perisai sehingga menghalangi air hujan membasahinya. Jadi bagaimana supaya mendapatkan air [baca: rezeki] Maka kita harus Buka Perisainya.. Perisai yang dimaksud disini adalah DOSA Di ayat 10 Allah memerintahkan untuk bertaubat, mohon ampun pada Tuhanmu.  Manusia itu awalnya diciptakan Allah untuk bersenang senang di surgaNya, dimuliakan dan dimanja. N...

CAMP Magnet Rezeki_1

Gambar
Part 1. Ilmu Magnet Rezeki (MR) sebetulnya bukan suatu yang baru buatku. Sejak 2016 aku menemukan chanel audio Ustadz Nashrullah di Telegram --> https://t.me/audiomagnetrezeki Setiap berangkat kerja kami putar di mobil sebagai siraman rohani pagi.  Tapi seiring waktu karena hanya belajar otodidak ilmu itu tak terlalu kami amalkan. Hanya sekedar tahu dan pengingat dikala hati sedang lelah.  Sampai tahun 2022 disaat kondisi jiwaku terpuruk, aku mencari sesuatu yang bisa mengembalikan diriku. Teringat dengan MR lalu aku ikuti Training Online dan Camp Online lalu ikut juga Training Online Garputala yang dibimbing oleh CTMR.  Saat Training terasa Iman pada posisi naik, tapi jika sudah kembali ke dunia nyata, pekerjaan dan keluarga, tiba tiba menjadi turun lagi. Yah yang sudah aku ikuti online itu seperti menguap. Tahu tapi tak dipraktekan dengan sungguh-sungguh.  Sebetulnya aku ingin sekali ikut Camp Offline, tapi karena lokasinya biasanya jauh, akhirnya tak pernah ter...

Kenapa Sih Penting Mengenal Diri Sendiri?

Kenapa Sih Penting Banget Mengenal Diri Sendiri? Kadang kita sibuk banget mengenal orang lain—pasangan, teman, bahkan artis favorit—tapi lupa kenalan sama orang yang paling dekat: diri sendiri. Padahal, kalau nggak ngerti siapa kita, gimana mau ngerti apa yang bikin bahagia, apa yang bikin stres, atau ke mana arah hidup mau dibawa? Mengenal diri itu semacam punya peta jalan. Jadi ketika ada badai, kita nggak gampang nyasar. Dan kalau ketemu jalan buntu, kita lebih cepat nemu pintu keluar. Lalu gimana caranya kenal diri? Nggak ada satu cara aja. Bisa lewat: Refleksi pribadi: nulis jurnal, merenung, atau sekadar ngobrol sama diri sendiri (tanpa dianggap aneh ya). Feedback dari orang terdekat: kadang kita nggak sadar sifat atau kebiasaan kita, tapi orang lain yang sering bareng bisa jadi cermin. Coba hal-hal baru: dari situ ketahuan batasan, minat, atau bakat terpendam. Alat bantu tes kepribadian/genetik: nah, ini menarik. Sekarang udah ada tes karakter genetik yang bisa ngasih gambaran t...

Tak Ada Yang Kebetulan : Jejak Perjalanan di Ajang Dinar Award

Beberapa waktu lalu, alhamdulillah qadarullah saya dapat kesempatan yang tak terduga: diajak ikut sebuah ajang award untuk orang-orang yang sudah bergerak dalam syiar dinar. Rasanya campur aduk antara bangga, deg-degan, tapi juga bersyukur bisa ikut berada di lingkaran itu. Acara ini mempertemukan saya dengan banyak orang dari berbagai daerah di seluruh Indonesia. Dari Sabang sampai Merauke, ternyata ada begitu banyak yang sama-sama semangat memperkenalkan dinar. Ketemu mereka jadi seperti menemukan keluarga baru—beda latar, tapi satu visi. Pelajaran paling berkesan yang saya dapat adalah: dinar itu bukan sekadar alat investasi. Lebih dalam dari itu, ada nilai cinta pada Rasulullah SAW. Sebab ukuran dinar sendiri ditetapkan oleh beliau. Jadi, setiap kali kita bicara tentang dinar, sebetulnya kita juga sedang merawat cinta itu. Selain soal dinar, ternyata Allah bukakan jalan untuk dapat ilmu lain. Saya belajar tentang cara membaca karakter lewat life path number. Awalnya penasaran saja,...