Cerita Aku Mulai Nabung Dinar KR

Cerita Aku Mulai Nabung Dinar KR

Bismillah
Awalnya aku sama kayak kebanyakan orang, kalau mikirin tabungan emas pasti kepikiran Antam atau perhiasan. Emas kan katanya “nggak pernah bohong”. Tapi makin ke sini aku penasaran sama yang namanya Dinar.

Aku baca-baca, ternyata Dinar itu udah dipakai sejak zaman Nabi. Bentuknya koin emas 4,25 gram, kadar emasnya tinggi banget. Dulu dipakai buat transaksi lintas benua, dari Spanyol sampai Asia Tengah. Keren kan? Stabilnya luar biasa, karena nilainya ditopang emas, bukan janji negara.

Terus aku kenalan sama yang namanya Dinar KR (Khoirur Rooziqiin). Namanya aja udah bikin adem, diambil dari salah satu nama Allah, Ar-Razzaq—Maha Pemberi Rezeki. Filosofinya jelas banget: rezeki kita tuh udah dijamin, tinggal usaha halal dan tawakal.

Bedanya sama emas batangan biasa? Ada di spread-nya. Jadi gini, emas tuh sebenarnya ada selisih harga beli sama harga jual. Nah, kalau spread besar, ya pas dijual rugi duluan. Untungnya Dinar KR spread-nya kecil, jadi kalau buat nabung jangka panjang lebih cuan.

Aku sendiri sempat ngetes. Tahun 2022 aku beli ¼ dinar seharga Rp1.071.000. Eh, pas aku cek September 2025, harga buyback-nya udah Rp2.267.000. Naik 112% dalam waktu 3,5 tahun. Lumayan banget kan?

Dan yang bikin aku suka, koinnya nggak cuma sekadar emas. Ada ukiran islami kayak Ayat Kursi, Pintu Ka’bah, bahkan Asmaul Husna. Jadi tiap lihat, rasanya kayak diingatkan kalau harta ini titipan, dan rezeki datangnya dari Allah.

Makanya aku mikir, nabung Dinar KR itu bukan cuma soal duit, tapi juga soal nilai. Kecil di genggaman, besar nilainya sepanjang zaman.

DINAR KR
SIMPAN, AMANKAN, MULIAKAN

Yang pengen tahu detailnya 
Bisa banget klik disini

Barakallah Fiikum
---



Komentar

Postingan populer dari blog ini

Life Path Number

World Lupus Day : PLSS

Ternyata Titik Balik Itu Mulai di 1 Mei